Banten

Terendam Banjir, Pelayanan Puskesmas Kasemen Lumpuh

BANTEN – Banjir merendam Puskesmas Kasemen, Kota Serang, sejak Jumat malam (02/01/2026) hingga Sabtu (03/01/2026). Akibatnya, sebagian besar pelayanan kesehatan lumpuh dan hanya layanan darurat yang masih dibuka secara terbatas.

Kepala Sub Bagian Tata Usaha Puskesmas Kasemen, Iwan Kuswono mengatakan, genangan air mulai terlihat sejak sekitar pukul 18.30 WIB di area parkiran. Namun, kondisi semakin parah sekitar pukul 21.00 WIB hingga 22.00 WIB, ketika air mulai masuk ke dalam gedung puskesmas.

“Air awalnya naik di parkiran, lalu sekitar jam sembilan sampai sepuluh malam mulai masuk ke dalam puskesmas setinggi mata kaki,” ujar Iwan di Puskesmas Kasemen.

Baca juga 134 KK di Kasunyatan Kota Serang Terendam Banjir, Ketinggian Air Hingga Satu Meter

Iwan menjelaskan, banjir berasal dari luapan kali di sekitar puskesmas. Air masuk melalui saluran drainase yang terhubung dengan perkampungan di belakang puskesmas.

Hingga Sabtu, kata Iwan, ketinggian air di dalam puskesmas masih mencapai di atas mata kaki hingga ke bagian belakang gedung. Air baru mulai surut seiring derasnya arus sungai yang kembali mengalir.

“Arus sungainya sebenarnya deras, tapi semalam terdorong masuk ke dalam melalui drainase puskesmas,” katanya.

Menurut Iwan, banjir tersebut turut berdampak pada pelayanan kesehatan. Bahkan, sempat ada pasien yang hendak melahirkan pada malam kejadian. Namun, karena kondisi puskesmas tidak memungkinkan, pasien tersebut akhirnya dirujuk dan meminta pulang karena masih dalam tahap awal persalinan.

Untuk sementara, pelayanan yang masih dibuka hanya Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan layanan persalinan dengan penyesuaian kondisi. Seluruh peralatan medis telah diamankan ke tempat yang lebih tinggi untuk menghindari kerusakan.

“Semua peralatan kami amankan. Yang tidak terselamatkan hanya beberapa kertas ATK seperti map dan amplop yang belum terpakai,” pungkasnya. (ukt)

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button