Banten

Dindikbud Banten Wajibkan Pra-SPMB, Peserta yang Tak Ikut Bisa Gugur

BANTEN – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten memperingatkan para orang tua dan calon peserta didik baru agar mengikuti tahapan Pra-Seleksi Penerimaan Murid Baru (Pra-SPMB). Apabila tak ikut Pra-SPMB, calon siswa terancam gugur.

Kepala Dindikbud Banten, Jamaluddin mengatakan, kebijakan ini dibuat sebagai langkah preventif untuk memastikan akurasi data dan kelancaran sistem. Pra-SPMB mengharuskan masyarakat mengunggah dokumen penting lebih awal agar tidak terjadi penumpukan atau kendala teknis pada hari pelaksanaan.

Lihat juga Ombudsman Banten Beri Catatan SPMB 2026, Tekankan Validitas Data

“Kenapa saya mengadakan Pra-SPMB karena sambil sosialisasi agar masyarakat menginput datanya segala macam kaitan dengan masalah domisili, kaitan dengan masalah nilai rapor di-input dari sekarang. Sehingga dengan di-input dari sekarang diharapkan orang tua tahu lebih awal pas pelaksanaan. SPMB di tanggal 10 Juni insyaallah lancar aman dan tidak ada kecurangan-kecurangan,” kata Jamaluddin, Rabu (06/05/2026).

Jamaluddin menegaskan tidak ada kompromi bagi peserta yang melewatkan tahapan ini. Jika diabaikan, calon siswa berisiko kehilangan akses pendaftaran utama bulan Juni.

“Dia (calon siswa) tidak bisa (ikut SPMB), iya. Makanya kita sosialisasi terus dan begitu masif. Saya rasa masif kan ya sekarang di Dinas Pendidikan kaitan dengan Pra-SPMB ini. Maksud saya supaya masyarakat ikut semuanya mendaftarkan. Mengenai masalah dia nanti mundur atau apa itu no problem,” jelasnya.

Menurut Jamaluddin, pendaftaran akan dibuka kembali apabila jumlah siswa yang tidak ikut Pra-SPMB dianggap cukup banyak. Hal itu kata Jamaluddin, akan dipertimbangkan nanti. “Nanti lihat kebijakan kalau seandainya masih ada beberapa orang yang banyak belum menginput atau belum mendaftar ya kami akan perpanjang,” tuturnya.

Jamaluddin menuturkan, Pemprov Banten saat ini terus memantau lalu lintas penginputan data. Meski jadwal awal berakhir 1 Mei, pemerintah tetap fleksibel melihat kondisi di lapangan. Jika banyak calon peserta masih tertinggal karena kendala teknis atau kurang informasi, waktu pra-input dapat diperpanjang.

“Kami sedang pantau makanya waktunya kan lama sampai tanggal 1 Mei. Nanti kalau misalnya dibutuhkan, kita tambah waktu Pra-SPMB-nya. Kalau seandainya ternyata ada banyak yang belum menginput atau belum mendaftar, kita akan perpanjang. Jadi nanti saya sih berharap di tanggal 31 Mei semuanya sudah terakomodir semua,” pungkasnya. (ukt)

Ukat Saukatudin

Bergabung di banteninside.co.id sejak tahun 2022

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button