IMM Serang Desak Pemda Hentikan Komersialisasi Pendidikan
BANTEN – Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Cabang Serang menyampaikan sejumlah tuntutan kepada pemerintah daerah terkait persoalan pendidikan di wilayah Serang Raya.
Organisasi mahasiswa tersebut mengelar unjuk rasa di simpang empat Alun-Alun Kota Serang dan sempat melakukan longmarch ke Jalan Jenderal Sudirman, Sabtu (02/05/2026), bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional.
Dalam orasinya IMM Serang menilai, masih banyak pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan agar hak masyarakat terhadap pendidikan dapat terpenuhi secara adil dan berkualitas.
Ketua IMM Cabang Serang dalam pernyataannya menyebutkan, ada lima tuntutan utama yang disampaikan kepada pemerintah daerah. Pertama, menuntaskan angka putus sekolah di wilayah Serang Raya. Kedua, mewujudkan infrastruktur pendidikan yang memadai dan merata.
Baca juga Mahasiswa Ingatkan Program Sekolah Gratis Jangan Cuma untuk Pencitraan Politik
Tuntutan ketiga, IMM Serang menolak segala bentuk komersialisasi di dunia pendidikan. Lalu keempat, menghentikan eksploitasi terhadap guru dan tenaga pendidik dan kelima, mewujudkan ruang aman di lingkungan pendidikan serta melakukan evaluasi total terhadap sistem kurikulum.
Aksi mahasiswa ini berlangsung hingga menjelang petang dan mendapat perhatian warga dan pengguna kendaraan yang melintasi Jalan Jendral Sudirman.
Menurut IMM, persoalan pendidikan tidak bisa diselesaikan hanya dengan program seremonial. Pemerintah daerah diminta melakukan audit kebijakan secara menyeluruh dan memastikan transparansi anggaran sektor pendidikan.
“Pendidikan jangan lagi dijadikan komoditas politik untuk pencitraan jangka pendek,” demikian pernyataan IMM Cabang Serang.
IMM juga mendesak pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret dan terukur guna menjamin hak dasar warga untuk memperoleh pendidikan yang layak, aman, dan bermutu.






